Blog sederhana yang ditujukan untuk sarana silaturahim, berbagi dan bersinergi

Jumat, 26 Agustus 2011

Orang-Orang Yang Tak Nampak

Kehidupan yang kita jalani ini dapat diibaratkan seperti permainan
jigsaw puzzle: untuk dapat menyelesaikan gambaran besar diperlukan
gabungan potongan-potongan gambar kecil yang saling melengkapi.

Adalah manusiawi sekali di tengah-tengah rutinitas kehidupan
sehari-hari, sebagian besar dari kita pastilah tidak pernah berpikir
tentang orang-orang tak nampak yang merupakan potongan-potongan gambar
yang membentuk kehidupan kita.

Pernahkah terlintas di dalam pikiran kita dari mana asal beras yang
kita tanak menjadi nasi? Pernahkah terpikir dari mana asal kemeja yang
kita kenakan? Dari mana asal sepatu, sandal, sabun, lauk pauk dan
sebagainya itu? Mungkin dengan mudah sebagian dari kita menjawab itu
semua berasal dari uang yang kita belanjakan di supermarket dekat
rumah.

Tetapi jika mau jujur, jika kita coba menelusuri semua itu kembali ke
asalnya, akan kita temukan betapa panjangnya daftar orang-orang tak
nampak yang ikut berperan dalam mewujudkan semua itu.

Seperti beras dari sawah yang dikelola petani, petani mengolah sawah
dengan bantuan sapi pembajak dan pupuk dari pabrik, dan pabrik
berjalan atas kerjasama para karyawannya. Atau seperti kemeja yang
berasal dari kain yang dipintal dari benang yang diolah dari kapas
yang ditanam petani dan tanah pertiwi menyediakan dirinya sebagai
tempat tumbuh kembang untuknya.

Gambaran kehidupan kita terbentuk dari potongan-potongan kecil yang
seringkali kita anggap remeh, hingga ia seolah-olah tak nampak ada dan
kita berbesar kepala mengangkat dagu tinggi-tinggi karenanya.

Tanpa potongan-potongan kecil itu, tanpa orang-orang tak nampak itu,
tak kan ada gambaran kehidupan ini: kita bukan siapa-siapa tanpa
mereka.


"Bila seseorang tak dapat menemukan kebahagiaan
di dalam dirinya sendiri, maka ia tak kan menemukannya
di mana pun juga

Aka Canovea dan Keluarga Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger